Rabu, 19 Agustus 2009

PORPROV JATENG 2009 KEBANGGAAN KOTA SOLO



Pergelaran akbar olahraga se-Jateng telah usai. Tepatnya hari Sabtu ini (01/08) POPROV Jateng XIII di Solo resmi ditutup. Hasilnya adalah: kontingen Kota Semarang berhasil menjadi juara umum, diikuti tuan rumah Kota Surakarta di peringkat ke-2, dan tuan rumah POPROV Jateng XIV tahun 2013 nanti, Kab. Banyumas, di peringkat ke-3. Kota Semarang mendominasi perolehan medali dengan 156 emas - 128 perak - 107 perunggu. Sedangkan Kota Surakarta dan Kab Banyumas masing-masing 78 emas 73 perak 99 perunggu dan 61 emas 39 perak 61 perunggu.
Dengan efent tersebut minimal kota Solo tlah menunjukkan pada dunia luar bahwa kota solo yang punya nama beken sebagai kota olah raga ternyata mampu menjadikan ajang Ponprov di adakan di kota solo sebagai tuan rumah.

Selasa, 12 Mei 2009

Sekilas PTK



Penelitian tindakan kelas merupakan perpaduan positif antara personal reflection yang berupa pengkajian kembali terhadap keberhasilan atau kegagalan untuk menentukan perlu tidaknya tindak lanjut dalam rangka mencapai tujuan akhir dengan Empirical Research.Salah satu prinsip PTK adalah bahwa tugas seorang guru yang sangat penting adalah memandu jalannya kegiatan belajar mengajar yang berkualitas. Sehingga di perlukan usaha yang berkelanjutan dalam menerapkan suatu tindakan untuk memperbaiki kualitas pembelajaran.
Karakteristik penelitian tindakan kelas adalah bersifat practice driven dan action driven.Hal ini adalah bahwa PTK bertujuan memperbaiki kualitas pembelajaran secara langsung disini,sekarang.
Sehingga PTK sering mendapat istilah penelitian praktis. Karena PTK lebih memfokuskan permasalahan nyata didalam kelas yang dihadapi oleh para guru.
Tujuan PTK adalah untuk perbaikan atau improvement demi peningkatan kualitas pembelajaran secara terus menerus.Hal ini senada pendapat dari Mc Niff(1992) bahwa dasar dilaksanakannya PTK adalah untuk perbaikan proses KBM yang berakhir pada nilai hasil akhir para peserta didik ada peningkatan.
Dampak logis dari PTK adalah bahwa guru semakin diberdayakan atau empowered guna mengambil berbagai prakarsa Profesional secara mandiri, sehingga guru tidak lagi puas dengan segala rutinitas monoton , namun lebih terpacu pada aspek peningkatan kinerja yang berkesinambungan.
Dari masalah-asalah KBM yang sudah dapat teratasi akan menumbuhkan rasa butuh (need oreinted ) pada guru untuk menelaah dan menerapkan hasil penelitian untuk kepentingan pengajaran, sehingga kegiatan PTK adalah merupakan suatu kebutuhan pokok yang melekat dan harus dilakukan oleh seorang figur pendidik yang mempunyai sebutan GURU