Kamis, 05 Mei 2011

SAMA namun BERBEDA


Serupa akan tetapi berbeda, itulah sering di ucapkan bila bertemu berjumpa dengan si Kembar.
Posisi karakter anak kembar dapat berubah, semaua ini tergantung penempatan perannya. Salah satu anak kembar bisa diposisikan sebagai kakak, bisa juga sebagai adik, atau mungkin bisa diposisikan sebagai si sulung dan si bungsu. Dalam beberapa penelitian terhadap anak-anak kembar, posisi sulung atau bungsu pada anak kembar tidak selamanya tetap. Jadi tidak selamanya yang lahir lebih dahulu akan memposisikan diri sebagai kakak, bisa saja diposisikan sebagai adik. Karakter anak kembar memiliki ikatan batin diantaranya sangat tinggi. Cinta, kasih sayang, perhatian dan tanggung jawab mereka pada kembarannya jauh lebih besar dibandingkan pada anggota keluarga lainnya.

Jumat, 29 April 2011

TANGGAL 2 MEI 2011 HARI PENDIDIKAN NASIONAL



Hari ini tanggal 2 Mei merupakan Hari Pendidikan Nasional yang diperingati antara lain untuk mengenang jasa Bapak Pendidikan Indonesia Ki Hadjar Dewantara dan seluruh pejuang pendidikan yang patut kita kenang dan hargai. Tanggal 2 Mei 2011 merupakan hari yang mempunyai makna bagi seluruh pemangku kepentingan pendidikan, utamanya para pendidik dan tenaga kependidikan, serta peserta didik dari jenjang pendidikan dasar sampai dengan pendidikan tinggi baik jalur pendidikan formal, non formal maupun informal.
Hari Pendidikan Nasional, dapat membangkitkan rasa optimisme, percaya diri dan tentu sambil terus berusaha, karena melalui modal optimisme, percaya diri dan berusaha itulah, sesungguhnya cikal bakal bangsa ini dibangun guna sebuah rencana besar bagi pendidikan Karakter dan untuk membangun Peradaban Bangsa. Pembangunan karakter dan pendidikan karakter menjadi suatu keharusan, karena pendidikan tidak hanya menjadikan peserta didik menjadi cerdas juga mempunyai budi pekerti dan sopan santun, sehingga keberadaannya sebagai anggota masyarakat menjadi bermakna baik bagi dirinya maupun masyarakat pada umumnya.
Pendidikan menurut Ki Hadjar Dewantara, merupakan daya upaya untuk memajukan bertumbuhnya budi pekerti (kekuatan batin, karakter), pikiran (intellect), dan tubuh anak. Bagian-bagian itu tidak boleh dipisahkan agar kita dapat memajukan kesempurnaan hidup anak-anak sebagai pejuang penerus cita- cita pahlawan pendidikan pendahulu sekarang dan yang akan datang.