Memasuki tahun ajaran baru, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK Negeri 9 Surakarta) di mulai melaksanakan Masa Orientasi Sekolah (MOS), Senin 12 Juli 2010. Kegiatan ini diyakini dapat menjadi ajang untuk meningkatkan disiplin siswa, menambah wawasan sehingga mampu membentuk karakter siswa. Di SMK Negeri 9 Jalan Taruma Negara Utama Banyuanyar Surakarta , MOS diikuti sebanyak 455 siswa yang dibagi dengan 9 Program Keahlian. Wakasek Bagian Kesiswaan SMK Negeri 9 Surakarta, Drs Sugeng Wiyono mengatakan, dari kegiatan rutin tahunan setiap memasuki tahun ajaran baru ini bisa diperoleh umpan baliknya. Sebab dari program MOS itu di antaranya melatih siswa disiplin dan tanggung jawab terhadap berbagai program dalam ajang tersebut.
Senin, 26 Juli 2010
MASA ORIENTASI SISWA BARU
Memasuki tahun ajaran baru, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK Negeri 9 Surakarta) di mulai melaksanakan Masa Orientasi Sekolah (MOS), Senin 12 Juli 2010. Kegiatan ini diyakini dapat menjadi ajang untuk meningkatkan disiplin siswa, menambah wawasan sehingga mampu membentuk karakter siswa. Di SMK Negeri 9 Jalan Taruma Negara Utama Banyuanyar Surakarta , MOS diikuti sebanyak 455 siswa yang dibagi dengan 9 Program Keahlian. Wakasek Bagian Kesiswaan SMK Negeri 9 Surakarta, Drs Sugeng Wiyono mengatakan, dari kegiatan rutin tahunan setiap memasuki tahun ajaran baru ini bisa diperoleh umpan baliknya. Sebab dari program MOS itu di antaranya melatih siswa disiplin dan tanggung jawab terhadap berbagai program dalam ajang tersebut.
Selasa, 09 Februari 2010
MOTIVASI PESERTA DIDIK

Ada beberapa hal yang diinginkan siswa ketika seorang guru akan memasuki ruang kelas dan guru diharapkan nantinya untuk dapat memenuhi hal tersebut untuk menjaga agar siswa tetap termotivasi dalam belajar Menurut Ronald. W. Luee (1990) hal yang diinginkan siswa tersebut adalah: (1) Siswa ingin kebutuhan pribadinya dalam belajar terpenuhi Mereka ingin bakat dan kemampuan mereka dihargai oleh guru dalam kelas; (2) Siswa menginginkan guru yang benar‑benar menghargai mereka sebagai "manusia", yang peduli mereka bukan hanya guru yang selalu ingin mengevaluasi mereka; (3) Siswa ingin ditantang dengan pelajaran bukan menjatuhkan mereka; (4) Siswa ingin guru menjaga dan selalu mendukung mereka serta mengikuti perkembangan mereka secara individu; (5) Siswa menyukai guru yang bisa menyesuaikan diri dengan usia mereka, humoris dan bisa mengerti humor mereka; (6) Siswa menyukai cara menerangkan yang jelas dan lengkap serta memberikan contoh‑contoh yang konkrit.
Langganan:
Komentar (Atom)